Soal Essay dan Jawabannya PAIBP Bab 2 Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah (Kelas 8 SMP/MTs)
Sekolahmuonline - Soal Essay dan Jawabannya PAIBP Bab 2 Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah (Kelas 8 SMP/MTs). Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan kepada pembaca semua, soal-soal latihan dan jawabannya untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) kelas VIII SMP/MTs Bab 2. Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah (Kelas 8 SMP/MTs). Silahkan dibaca dan dipelajari. Jika ada kesalahan jawaban bisa langsung diralat dan didiskusikan lewat kolom komentar. Semoga bermanfaat.
Untuk contoh soal dan jawabannya yang Bab 1, bisa anda baca pada tautan berikut ini:
Contoh Soal PAIBP dan Jawabannya Bab 1. Meyakini Kitab-kitab Allah, Mencintai Al-Quran (Kelas 8 SMP/MTs)
Untuk contoh soal dan jawabannya yang Bab 1, bisa anda baca pada tautan berikut ini:
Contoh Soal PAIBP dan Jawabannya Bab 1. Meyakini Kitab-kitab Allah, Mencintai Al-Quran (Kelas 8 SMP/MTs)
Jawablah Soal-Soal berikut ini dengan jawaban yang benar dan tepat!
1. Apakah perbedaan śalat sunnah mu’akkad dan gairu mu’akkad?
Jawaban:
Salat sunnah mu’akkad atau sunnah muakkadah adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Salat sunnah ghairu mu’akkad atau sunnah ghairu muakkadah adalah shalat sunnah yang cukup dianjurkan untuk dikerjakan
2. Apa yang dimaksud dengan Śalat Rawātib itu?
Jawaban:
Rawātib berasal dari kata rat’bah, yang artinya tetap, menyertai, atau terus menerus. Dengan demikian śalat sunnah rawātib adalah śalat yang dilaksanakan menyertai atau mengiringi śalat fardhu, baik sebelum maupun sesudahnya.
3. Ditinjau dari segi hukumnya, śalat rawatib ini terbagi menjadi dua macam, yaitu: Śalat rawātib mu`akkadah dan śalat rawātib gairu mu`akkad.
Jelaskan maksud dari Śalat rawātib mu`akkadah dan sebutkan contohnya!
Jawaban:
Śalat rawātib mu`akadah (śalat rawātib yang sangat dianjurkan).
Adapun yang merupakan śalat rawātib mu`akkadah yaitu:
• Dua rakaat sebelum śalat Zuhur
• Dua rakaat sesudah śalat Zuhur
• Dua rakaat sesudah śalat Magrib
• Dua rakaat sesudah śalat Isya’
• Dua rakaat sebelum śalat Subuh.
4. Jelaskan pengertian Śalat sunnah munfarīd!
Jawaban:
Śalat sunnah munfarīd adalah śalat yang dilaksanakan secara individu atau sendiri.
Salat sunnah yang dilaksanakan secara munfarīd adalah śalat rawatib, śalat tahiyatul masjid dan śalat istikharah.
5. Sebutkan tiga macam śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjama’ah!
Jawaban:
Secara lebih rinci śalat-śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjama’ah sebagai berikut :
a. Śalat Idul Fitri
b. Śalat Idul Adha
c. Śalat Kusūf (gerhana matahari)
d. Śalat Khusūf (gerhana bulan)
e. Śalat Istisqā (meminta hujan)
6. Jelaskan pengertian Śalat sunnah istisqā dan kapan dilaksanakannya Śalat sunnah istisqā tersebut!
Jawaban:
Śalat sunnah istisqā adalah śalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan untuk memohon diturunkan hujan. Pada saat terjadi kemarau yang berkepanjangan sehingga sulit mendapatkan air, umat Islam disunnahkan melaksanakan śalat istisqā untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampun, seraya berdoa agar segera diturunkan hujan.
7. Jelaskan pengertian Śalat Kusūf dan Khusūf
Jawaban:
Śalat Kusūf (Gerhana Matahari) dan Śalat Khusūf (Gerhana Bulan)
- Śalat Sunnah kusūf (kusūfus syamsi) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi gerhana matahari. Hukum melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Waktu pelaksanaan śalat kusūf adalah mulai terjadinya gerhana matahari sampai matahari kembali tampak utuh seperti semula.
- Śalat sunnah khusuf (khusūful qamari) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Sedangkan waktu śalat gerhana bulan mulai terjadinya gerhana bulan sampai bulan tampak utuh kembali.
8. Bagaimana cara melaksanaan śalat sunnah istisqā?
Jawaban:
Tata cara melaksanakan Śalat istisqā sebagai berikut:
1) Setelah semua bersiap untuk śalat, muazin tidak perlu mengumandangkan azān dan iqāmah, cukup dengan seruan: "Ash-Shalaatu jaami'ah" (Artinya : “Mari śalat berjamaah”)
2) Śalat sunnah dilaksanakan seperti śalat sunnah yang lainnya. Setelah membaca surah al-Fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
3) Setelah salam, khatib membaca dua khutbah.
9. Sebutkan dalil pelaksanaan shalat tahajud!
Jawaban:
QS. al-Isra’/17:79:
Artinya: “Dan pada sebagian malam, lakukanlah śalat tahajjud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”(QS. al-Isra’/17:79)
10. Sebutkan hikmah melaksanakan śalat sunnah!
Jawaban:
Hikmah śalat sunnah antara lain :
a. Teratasinya dari segala permasalahan dan persoalannya dan senantiasa akan diberikan rezeki yang cukup oleh Allah Swt.
b. Menambah kesempunaan śalat fardhu.
c. Menghapuskan dosa, meningkatkan derajat keridhoan Allah Swt. serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt.
d. Sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Swt. atas berbagai karunia besar yang sering kurang kita sadari.
e. Mendatangkan keberkahan pada rumah yang sering digunakan untuk śalat sunnah, hidup menjadi terasa nyaman dan tenteram.
Jawaban:
Salat sunnah mu’akkad atau sunnah muakkadah adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Salat sunnah ghairu mu’akkad atau sunnah ghairu muakkadah adalah shalat sunnah yang cukup dianjurkan untuk dikerjakan
2. Apa yang dimaksud dengan Śalat Rawātib itu?
Jawaban:
Rawātib berasal dari kata rat’bah, yang artinya tetap, menyertai, atau terus menerus. Dengan demikian śalat sunnah rawātib adalah śalat yang dilaksanakan menyertai atau mengiringi śalat fardhu, baik sebelum maupun sesudahnya.
3. Ditinjau dari segi hukumnya, śalat rawatib ini terbagi menjadi dua macam, yaitu: Śalat rawātib mu`akkadah dan śalat rawātib gairu mu`akkad.
Jelaskan maksud dari Śalat rawātib mu`akkadah dan sebutkan contohnya!
Jawaban:
Śalat rawātib mu`akadah (śalat rawātib yang sangat dianjurkan).
Adapun yang merupakan śalat rawātib mu`akkadah yaitu:
• Dua rakaat sebelum śalat Zuhur
• Dua rakaat sesudah śalat Zuhur
• Dua rakaat sesudah śalat Magrib
• Dua rakaat sesudah śalat Isya’
• Dua rakaat sebelum śalat Subuh.
4. Jelaskan pengertian Śalat sunnah munfarīd!
Jawaban:
Śalat sunnah munfarīd adalah śalat yang dilaksanakan secara individu atau sendiri.
Salat sunnah yang dilaksanakan secara munfarīd adalah śalat rawatib, śalat tahiyatul masjid dan śalat istikharah.
5. Sebutkan tiga macam śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjama’ah!
Jawaban:
Secara lebih rinci śalat-śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjama’ah sebagai berikut :
a. Śalat Idul Fitri
b. Śalat Idul Adha
c. Śalat Kusūf (gerhana matahari)
d. Śalat Khusūf (gerhana bulan)
e. Śalat Istisqā (meminta hujan)
6. Jelaskan pengertian Śalat sunnah istisqā dan kapan dilaksanakannya Śalat sunnah istisqā tersebut!
Jawaban:
Śalat sunnah istisqā adalah śalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan untuk memohon diturunkan hujan. Pada saat terjadi kemarau yang berkepanjangan sehingga sulit mendapatkan air, umat Islam disunnahkan melaksanakan śalat istisqā untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampun, seraya berdoa agar segera diturunkan hujan.
7. Jelaskan pengertian Śalat Kusūf dan Khusūf
Jawaban:
Śalat Kusūf (Gerhana Matahari) dan Śalat Khusūf (Gerhana Bulan)
- Śalat sunnah khusuf (khusūful qamari) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Sedangkan waktu śalat gerhana bulan mulai terjadinya gerhana bulan sampai bulan tampak utuh kembali.
8. Bagaimana cara melaksanaan śalat sunnah istisqā?
Jawaban:
Tata cara melaksanakan Śalat istisqā sebagai berikut:
1) Setelah semua bersiap untuk śalat, muazin tidak perlu mengumandangkan azān dan iqāmah, cukup dengan seruan: "Ash-Shalaatu jaami'ah" (Artinya : “Mari śalat berjamaah”)
2) Śalat sunnah dilaksanakan seperti śalat sunnah yang lainnya. Setelah membaca surah al-Fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
3) Setelah salam, khatib membaca dua khutbah.
9. Sebutkan dalil pelaksanaan shalat tahajud!
Jawaban:
QS. al-Isra’/17:79:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Artinya: “Dan pada sebagian malam, lakukanlah śalat tahajjud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”(QS. al-Isra’/17:79)
10. Sebutkan hikmah melaksanakan śalat sunnah!
Jawaban:
Hikmah śalat sunnah antara lain :
a. Teratasinya dari segala permasalahan dan persoalannya dan senantiasa akan diberikan rezeki yang cukup oleh Allah Swt.
b. Menambah kesempunaan śalat fardhu.
c. Menghapuskan dosa, meningkatkan derajat keridhoan Allah Swt. serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt.
d. Sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Swt. atas berbagai karunia besar yang sering kurang kita sadari.
e. Mendatangkan keberkahan pada rumah yang sering digunakan untuk śalat sunnah, hidup menjadi terasa nyaman dan tenteram.
Lengkap soal dan rangkuman Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) kelas 8 Kurikulum Merdeka (Merdeka Belajar) silakan baca-baca postingan Sekolahmuonline yang berjudul di bawah ini.
Soal PAIBP Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka Belajar:
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 1 Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 2 Meyakini Kitab-Kitab Allah: Menjadi Generasi Pecinta Al-Qur’an yang Toleran (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 3 Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur (PAIBP Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 4 Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap Kepada Allah Swt. serta Peduli Terhadap Sesama melalui Salat Gerhana, Istiska', dan Jenazah (PAIBP Kelas VII SMP) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 5 Meneladani Semangat Literasi dan Produktivitas Seni dan Bait Al-Hikmah pada Masa Keemasan Islam Era Daulah Abbasiyah [750 - 1258] (PAIBP Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 6 Inspirasi Al-Qur’an: Indahnya Beragama Secara Moderat (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Soal PAIBP Kelas 8 Bab 7 Meyakini Nabi dan Rasul Allah: Menjadi Generasi Digital yang Berkarakter (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com
Rangkuman atau ringkasan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka Belajar:
- Rangkuman PAIBP Kelas 8 Bab 1 Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com
- Rangkuman PAIBP Kelas 8 Bab 2 Meyakini Kitab-Kitab Allah: Menjadi Generasi Pecinta Al-Qur’an yang Toleran (PAIBP Kelas VIII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Rangkuman PAIBP Kelas 8 Bab 3 Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur (PAIBP Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com
- Rangkuman PAIBP Kelas 8 Bab 4 Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap Kepada Allah Swt. serta Peduli Terhadap Sesama melalui Salat Gerhana, Istiska', dan Jenazah (PAIBP Kelas VII SMP) ~ sekolahmuonline.com
- Rangkuman PAIBP Kelas 8 Bab 5 Meneladani Semangat Literasi dan Produktivitas Seni dan Bait Al-Hikmah pada Masa Keemasan Islam Era Daulah Abbasiyah [750 - 1258] (PAIBP Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka Belajar) ~ sekolahmuonline.com